Filet

Tingkatkan Nilai Tambah, DKPPP Kota Probolinggo Gelar Pelatihan Memfillet Ikan bagi Masyarakat Perikanan

Probolinggo, 1 September 2026 – Dalam upaya meningkatkan keterampilan sekaligus membuka peluang usaha baru di sektor perikanan, Pemerintah Kota Probolinggo melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) menyelenggarakan Pelatihan Memfillet Ikan sebagai Diversifikasi Usaha bagi Nelayan, Istri Nelayan, Pembudidaya Ikan dan Penyandang Disabilitas, Selasa (1/9).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Wali Kota Probolinggo, dr. H. AMINUDDIN, Sp.OG(K), M.Kes. Dukungan Pemerintah Kota Probolinggo terhadap kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen untuk mendorong masyarakat perikanan agar semakin terampil, produktif, mandiri, serta mampu mengembangkan hasil perikanan menjadi produk yang memiliki nilai tambah dan daya saing.

Pelatihan ini memiliki beberapa tujuan utama, di antaranya meningkatkan keterampilan peserta dalam mengolah hasil perikanan, mendorong peningkatan nilai tambah hasil perikanan, serta menciptakan alternatif usaha yang dapat dikembangkan oleh nelayan, istri nelayan, pembudidaya ikan maupun penyandang disabilitas.

Melalui keterampilan memfillet ikan, hasil perikanan tidak hanya dipasarkan dalam bentuk ikan segar, tetapi dapat diolah menjadi bahan pangan yang lebih praktis dan memiliki potensi nilai ekonomi lebih tinggi. Keterampilan tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu pintu masuk bagi peserta untuk mengembangkan usaha pengolahan hasil perikanan secara mandiri.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi sekaligus praktik langsung dari Supervisor Quality Control PT. Sulindo, Ibu Intan Mauludia. Peserta diperkenalkan pada teknik memfillet ikan yang baik dan tepat sehingga menghasilkan potongan ikan yang rapi, bersih, serta siap untuk dikembangkan menjadi berbagai produk olahan.

Antusiasme peserta semakin terlihat ketika Wakil Wali Kota Probolinggo, Hj. INA DWI LESTARI, S.AP., M.M., turut mengikuti praktik memfillet ikan bersama para peserta. Keterlibatan langsung tersebut menjadi motivasi bagi peserta untuk mengikuti setiap tahapan pelatihan dengan penuh semangat.

Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti pada peningkatan keterampilan semata, tetapi dapat ditindaklanjuti menjadi peluang usaha yang produktif dan berkelanjutan. Dengan pengolahan yang tepat, masyarakat diharapkan mampu meningkatkan nilai jual hasil perikanan sekaligus menciptakan sumber pendapatan baru bagi keluarga.

Pelatihan ini juga menjadi langkah nyata dalam mendorong masyarakat perikanan untuk naik kelas, dari sekadar menjual hasil tangkapan atau budidaya dalam bentuk segar menjadi pelaku usaha yang mampu menghasilkan produk perikanan bernilai tambah.

Dari ikan segar menjadi produk bernilai tambah.
Dari keterampilan menjadi peluang usaha.
Bersama mewujudkan masyarakat perikanan yang semakin mandiri, produktif, dan berdaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *