Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan  Perikanan Kota Probolinggo dibentuk berdasarkan Peraturan Walikota Probolinggo Nomor 187 Tahun 2019 Tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Uraian Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan  Perikanan Kota Probolinggo.

Berdasarkan RENSTRA 2019-2024, VISI Kota Probolinggo yaitu “MEMBANGUN BERSAMA RAKYAT UNTUK KOTA PROBOLINGGO YANG LEBIH BAIK, BERKEADILAN, SEJAHTERA, TRANSPARAN, AMAN, DAN BERKELANJUTAN” ditetapkan tujuan “Meningkatkan Sektor Perdagangan dan Industri” dan “Meningkatkan Kemandirian Pangan Daerah” dengan indikator sebagai berikut :

  1. Persentase Peningkatan Nilai Tambah Produk Pertanian;
  2. Persentase Peningkatan Nilai Tambah Produk Perikanan;
  3. Nilai Tukar Petani;
  4. Prosentase Peningkatan Angka Ketersediaan Energi;
  5. Prosentase Peningkatan Angka Ketersediaan Protein;
  6. Nilai Tukar Nelayan (NTN) Nelayan Kecil, dan;
  7. Nilai Tukar Pembudidaya Ikan (NTPi).
  1. RUMAH POTONG HEWAN (RPH) KOTA PROBOLINGGO

 UPT. Rumah Potong Hewan (RPH) di Kota Probolinggo memiliki 3 (tiga) bangunan di wilayah yang berbeda-beda. Rumah Potong Hewan Sapi dan Kambing/Domba memiliki bangunan yang terletak di Jl. Ahmad Yani No. 35 Kelurahan Mangunharjo Kecamatan Mayangan dengan luas lahan ± 1.011 m2 dan luas bangunan ± 700 m2, di sebelahnya mengalir Sungai Banger yang merupakan salah satu sungai yang cukup besar di Kota Probolinggo. RPH Kota Probolinggo berstatus sebagai RPH Tipe D. RPH tersebut didirikan oleh Pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1913. Kapasitas pemotongan di RPH sapi Kota Probolinggo adalah sebanyak 4 -5 ekor / hari.

UPT RPH juga terdapat 1 (satu) buah RPH Babi. RPH Babi didirikan oleh Pemerintah Hindia Belanda pada Tahun 1913 yang terletak di Jalan Basuki Rachmat Kota Probolinggo dengan Luas Bangunan ± 85 m2 Saat ini jumlah pemotongan babi sebanyak 1 – 2 ekor perhari.

UPT RPH juga terdapat 1 (satu) buah RPH Unggas yang pembangunannya dimulai pada tahun 2015, diresmikan oleh Walikota Probolinggo dan dioperasionalkan pada tanggal 17 April 2017. RPHU terletak di Jl. KH M. Rizal No. 1 Kelurahan Sumbertaman Kecamatan Wonoasih Kota Probolinggo dengan jumlah pemotongan saat ini sekitar kurang lebih 100 ekor/ hari.

  1. UPT TEMPAT PELELANGAN IKAN (TPI)

    Segala aktifitas di Tempat Pelelangan Ikan mempunyai sasaran yang berubah-ubah. Baik dari segi obyeknya maupun besaran pelayanannya. Selain itu terdapat sasaran yang secara paralel juga berubah-ubah setiap periode waktu. Yaitu, kepada nelayan dan pedagang ikan.  Kegiatan yang dilakukan oleh UPT TPI Mayangan antara lain :

  • Kegiatan penimbangan ikan dari kapal balai, kapal jonggrang, dan kapal purse seine. Kegiatan penimbangan ikan dilakukan setiap hari dan memerlukan arahan, pembagian tugas, dan pengambilan keputusan agar tertib dalam pelayanan kepada nelayan maupun agen kapal (CV)
  • Kegiatan processing ikan (mencuci dan membersihkan ikan sebelum dikirim ke pembeli)
  • Kegiatan pembersihan lantai lelang setelah penimbangan

UPTD Tempat Pelelangan Ikan dalam melaksanakan tugas dan fungsinya memberikan jasa layanan berupa :

  1. Jasa layanan penerbitan dokumen surat keterangan asal ikan
  2. Jasa layanan surat tagihan serta data produk perikanan
  3. Jasa layanan penimbangan

Secara umum sebenarnya produk layanannya adalah berupa pelayanan dokumen surat (Surat Keterangan Asal Ikan, Surat Tagihan serta Data produk perikanan), jasa penimbangan serta jasa pelelangan. Surat keterangan Asal Ikan atau SKAI ditandatangani oleh Kepala UPT, dibutuhkan oleh kapal-kapal yang hendak berangkat untuk menangkap ikan. Contoh dokumen SKAI sebagaimana terlampir. Surat ini memberikan keterangan bahwa ikan-ikan yang akan dipergunakan sebagai ikan umpan adalah berasal dari wilayah Kota Probolinggo. Selanjutnya surat ini merupakan dokumen yang harus dilengkapi untuk mengajukan Surat Ijin Operasi kapal penangkapan.

Selanjutnya adalah jasa penimbangan. Jasa penimbangan dilakukan setiap hari pada pukul 06.00 sampai dengan 19.00 WIB (baik kapal jonggrang, purse seine, maupun balai). Kapal-kapal ikan yang membongkar ikan di Pelabuhan Perikanan Pantai Mayangan harus ditimbang kemudian dijadikan dasar atas kesesuaian dengan log book kapal yang merupakan prasyarat untuk berlabuh di PPP Mayangan. Data hasil penimbangan ini merupakan data produksi yang akan menjadi dasar penerbitan Surat tagihan kepada pemilik kapal. Contoh surat tagihan dan kwitansi pembayaran sebagaimana terlampir. Selain itu penimbangan ini juga menjadi dasar pelaksanaan pelelangan dan/atau penjualan ikan di TPI.

  1. UPT PEMASARAN PENGEMBANGAN MUTU HASIL PERIKANAN (PPMHP)

UPT. Pemasaran Pengembangan Mutu Hasil Perikanan (PPMHP) terletak di Jl. Lingkar Utara Kelurahan Mangunharjo Kecamatan Mayangan Kota Probolinggo Jawa Timur. UPT. Pemasaran Pengembangan Mutu Hasil Perikanan (PPMHP) merupakan sebuah unit pelaksanaan teknis Dinas Kelautan dan Perikanan yang berperan aktif dalam melaksanakan sebagian tugas dari Dinas dalam bidang pengembangan mutu dan pemasaran produk perikanan serta melakukan penyebaran teknologi hasil perikanan yang meliputi pabrik es balok, pabrik ice flake (es Curai), Pasar Ikan, Sentra Pengolahan Ikan (Pengasapan Ikan), Rumah Kemasan dan Unit Pengolahan Ikan (UPI) yang berperan aktif guna memenuhi pelayanan khususnya kepada pelaku usaha perikanan dan masyarakat pada umumnya. Unit-unit tersebut berada pada satu lokasi yang strategis dalam satu kawasan dengan jarak yang dekat sehingga memudahkan akses dan terintegrasi.

 

Probolinggo, 6 Juli 2021

Plt. KEPALA DINAS PERTANIAN

KETAHANAN PANGAN DAN PERIKANAN

KOTA PROBOLINGGO

TTD

Ir.  ARIES SANTOSO, MM

PEMBINA TK. I

NIP. 19670305 199312 1 002