Cover Web

Pemkot Probolinggo Dorong Pertanian Modern melalui Pelatihan Tumpangsari Cabai Rawit dan Bantuan Traktor

Komitmen Pemerintah Kota Probolinggo dalam memajukan sektor pertanian terus diwujudkan secara nyata. Melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Probolinggo, dilaksanakan Pelatihan Budidaya Cabai Rawit Sistem Tumpangsari yang dirangkaikan dengan Penyerahan Simbolis Bantuan Traktor Roda Empat kepada enam kelompok tani.

Kegiatan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, Sp.OG, M.Kes, pada Senin (26/1) pagi, bertempat di Aula DKPPP Kota Probolinggo. Acara ini turut dihadiri oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kota Probolinggo, Anggota DPRD Kota Probolinggo, kepala OPD terkait, perwakilan Bank Indonesia Malang, serta Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Probolinggo.

Pelatihan ini mengusung inovasi budidaya cabai rawit yang dipadukan dengan tanaman jagung melalui sistem tumpangsari, serta penerapan teknologi irigasi tetes. Inovasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, efisiensi usaha tani, serta keterampilan petani dalam mengelola budidaya secara modern dan berkelanjutan. Cabai rawit sendiri merupakan komoditas strategis yang memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas harga pangan dan pengendalian inflasi.

Selain pelatihan budidaya, DKPPP juga menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa traktor roda empat. Bantuan ini diharapkan dapat mempercepat proses pengolahan lahan, meningkatkan indeks pertanaman, serta menekan biaya produksi. Untuk memastikan pemanfaatan yang optimal, kegiatan ini juga dilengkapi dengan pelatihan teknis dan praktik langsung pengoperasian traktor bagi kelompok tani penerima.

Sebanyak 20 petani peserta pelatihan turut menerima bantuan stimulan berupa bibit cabai rawit dan pupuk non-subsidi. Langkah ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Probolinggo dalam memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.